Pengertian Aluminium Alloy dan Fungsinya

aluminium-alloyAluminium merupakan salah satu logam paling melimpah di dunia dan merupakan unsur paling umum ketiga, terdiri 8% dari kerak bumi. Sifat aluminium yang fleksibel menjadikannya sebagai logam yang paling banyak digunakan setelah baja.

Senyawa aluminium sendiri telah digunakan lebih dari ribuan tahun yang lalu. Namun, logam aluminium baru diproduksi pertama kali sekitar 170 tahun yang lalu. Selama 100 tahun pertama produksi aluminium logam, industri di bidang ini berkembang semakin pesat.

Pengertian Aluminium Alloy

Salah satu keunggulan dari aluminium yang membuatnya banyak digunakan dalam industri adalah kemudahan dalam mencampurkannya dengan bahan lain. Aluminium yang sudah dicampur bahan lain ini biasa disebut dengan aluminium paduan atau aluminium alloy.

Mencampur aluminium dengan bahan lain bertujuan untuk meningkatkan sifatnya supaya lebih kuat atau sesuai dengan tujuan industri tertentu. Beberapa bahan yang biasa digunakan untuk pencampuran aluminium jenis alloy adalah:

  • Titanium : aluminium yang dicampur dengan bahan ini akan menjadi lebih kuat dan daktilitas (kemampuan bahan untuk meregang dan menahan beban).
  • Nikel : aluminium dengan campuran nikel memiliki kemampuan untuk bertahan dalam suhu tinggi.
  • Boron : aluminium yang dicampur dengan boron akan bertambah konduktivitas elektriknya.
  • Timbal : campuran alloy dengan kandungan timbal memiliki sifat machinabilityalias mudah dibentuk dan diproses dengan mesin.
  • Bismuth : serupa dengan campuran timbal, aluminium dengan kandungan ini juga bersifat machinability sehingga bisa lebih mudah digunakan dalam proses pengolahan di pabrik.
  • Seng : campuran seng di dalam aluminium ini akan meningkatkan kekuatan dan kekerasan bahan
  • Silikon : dengan campuran silikon, aluminium akan lebih mudah diproses melalui cara pengecoran
  • Magnesium : campuran magnesium di dalam aluminium membuatnya lebih kuat dan tahan terhadap korosi.
  • Tembaga : campuran aluminium ini bersifat kuat dan keras menyerupai baja.

Fungsi Aluminium Alloy

Setelah mengalami percampuran dengan berbagai bahan yang mengubah dan memaksimalkan sifatnya, aluminium banyak digunakan dalam industri. Bahkan, penggunaan aluminium ini bisa dijumpai dalam benda sehari-hari seperti peralatan memasak. Aluminium foil yang biasa digunakan untuk membungkus makanan juga terbuat dari campuran aluminium alloy.

Selain itu, aluminium alloy juga digunakan dalam pembuatan kaleng minuman. Tak hanya itu saja, banyak juga kemasan snack yang terbuat dari bahan ini untuk melindungi ketahanan dan tekstur makanan di dalamnya. Ini membuktikan jika unsur aluminium sangat serbaguna dan aman meski terkontak langsung dengan makanan.

Aluminium jenis ini banyak digunakan untuk campuran bahan bangunan seperti kawat dan pipa. Strukturnya yang fleksibel dan mudah dipotong serta dibengkokkan membuat bahan-bahan yang terbuat dari aluminium ini lebih mudah diaplikasikan untuk berbagai hal.

Tak hanya itu, aluminium ini juga dimanfaatkan untuk pembuatan kerangka pesawat terbang, kapal laut, sepeda, dan mobil. Bahan ini juga biasa digunakan untuk pembuatan tangki bahan bakar pada berbagai jenis kendaraan.

Meski dasarnya aluminium tidak memiliki sifat kuat dan keras, namun proses pencampuran dengan bahan lain membuatnya berubah sifat. Inilah yang membuat aluminium alloy juga digunakan dalam pembuatan paku yang notabene harus bertekstur keras dan solid.

Berbagai keunggulan dari aluminium seperti sifatnya yang fleksibel, harganya yang terjangkau, ketahanannya yang baik, serta sifatnya yang mudah dipadukan dengan berbagai bahan membuatnya sering digunakan dalam berbagai jenis industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *